Jumat, 16 Juli 2010

Pengembangan Program Pendidikan Ritel dan Implementasi E-Market dalam Strategi Bisnis Ritel

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) bekerjasama dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) akan menyelenggarakan Seminar “Empowering Retail Industry Through The Implementation of E-Market Strategic Business” di Hotel Nikko, 22 Mei 2007, pukul 09.00-13.00 untuk memberikan kontribusi pemikiran terhadap kompetensi lulusan Perguruan Tinggi dalam mengelola bisnis Ritel dan implementasi e-market dalam strategi bisnis Ritel.


Dengan melihat kondisi makro pada sistim Pendidikan Perguruan Tinggi di Indonesia yang belum dapat secara maksimal menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan dan kompetensi sebagai pengelola bisnis Ritel, padahal diperlukan hubungan supply dan demand antara dunia bisnis Ritel dan Perguruan Tinggi yang secara sinergis dapat mengemas dan menata program studi untuk dapat menghasilkan lulusan dengan kemampuan dan kompetensi sebagai pengelola bisnis Ritel di Tanah Air. Untuk itu, dalam Seminar ini akan diformalisasikan sebuah terobosan strategi baru dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Ritel yang dikaitkan bisnis Ritel dengan pemanfaatan ICT untuk menyatukan pelayanan yang terpadu bagi kepuasan pelanggan, sehingga berdaya saing unggul bagi pengelolaan bisnis Ritel di Indonesia.
Seminar ini diselenggarakan karena pesatnya perkembangan Ritel modern ( minimarket, supermarket, hypermarket, dan speciality store ) di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Pertumbuhan Ritel modern ini juga diiringi dengan perkembangan teknologi informasi (ICT: Information Communication Technology ) untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen sehingga diharapkan dengan pemanfaatan teknologi ini secara maksimal dapat memberikan nilai lebih bagi peningkatan usaha Ritel di Tanah Air.

Handaka Santosa, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) menyatakan bahwa “Sudah saatnya, Para Pengelola usaha Ritel tidak lagi hanya mengandalkan pengalaman tetapi harus juga memiliki kemampuan SDM yang berkompetensi terhadap pengelolaan bisnis Ritel yang handal sehingga dapat bersaing secara global, dengan lebih mengutamakan keunggulan comparative, melalui knowledge pendidikan Ritel secara komprehensif melalui sistem kurikulum Berbasis Manajemen Ritel di Perguruan Tinggi sehingga dalam pengembangan SDM Ritel kedepannya dapat tersedia pekerja Ritel yang siap pakai untuk terjun mengikuti persaingan usaha Ritel yang sangat ketat dewasa ini”.

Universitas Bunda Mulia (UBM) bermaksud untuk turut mengambil peranan dalam mengantisipasi kebutuhan tenaga profesional pengelola bisnis Ritel dengan merancang program studi sesuai kebutuhan industri Ritel. Doddy Surja Bajuadji, MBA, Rektor UBM menambahkan,
” Dengan design kurikulum pada mata kuliah bisnis Ritel mencapai 50%, dan selebihnya adalah mata kuliah yang menekankan pada peningkatan kompetensi di bidang managerial yang berbasis pada Information Communication and Technology (ICT), team work, dan etos kerja, diharapkan dapat menjawab tantangan dan kebutuhan industri akan tenaga profesional dengan kompetensinya handal di bidang Ritel ”

Dengan didukung oleh APRINDO, serta tersedianya tenaga pengajar yang berpengalaman di bidangnya, dan didorong pula oleh kepentingan untuk mengembangkan “ Knowledge Management Capital ” pada pendidikan tinggi, maka akan tercapai suatu sinergi yang optimal dalam melahirkan SDM Ritel yang berkualitas.

Seminar ini diharapkan menghasilkan tolok ukur bagi para Pelaku Usaha Ritel di Indonesia dalam melihat kondisi terkini tentang prospek pengembangan SDM Ritel terdidik yang dikaitkan dengan pemanfaatan Information Communication Technology (ICT) di sektor usaha Ritel sehingga diharapkan sinergi dari semua strategi ini dapat lebih meningkatkan iklim usaha Ritel di Tanah Air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar